TAHUNAN – Sebanyak 89 Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Dipenegoro se-Kecamatan Tahunan menggelar bakti sosial di Pantai Telukawur kemarin. Bakti sosial dimulai dengan bersih pantai dilanjutkan tanam ratusan bibit mangrove.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi, Danramil Tahunan Kapten Ramelan, Dinas Lingkungan Hidup Jepara, Camat Tahunan Ratib Zaini, Jajaran Forkopimcam, Kepala Desa Telukawur, dan tamu undangan lainnya.

Koordinator Tim KKN Undip posko Kecamatan Tahunan, Danar Surya mengungkapkan, bakti sosial tersebut merupakan program KKN seluruh Tim di Kecamatan Tahunan yang tersebar di sepuluh desa. Inisiatif muncul karena ketika pertama datang observasi, pantai dalam kondisi penuh sampah. Di beberapa lokasi juga terjadi abrasi. Padahal memiliki potensi wisata yang bagus.

“Kami sepakat mengadakan bersih pantai yang terlaksana kemarin. Kami juga kenalkan teknik penanaman mangrove dengan selongsong bambu. Selama ini penanaman terganggu ombak. Sehingga banyak yang mati tersapu ombak. Dengan selongsong bambu, bibit bisa bertahan hidup meski terkena ombak. Selama sebulan akan kami pantau perkembangannya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Sementara itu, Wakil Bupati jepara Dian Kristiandi mengapresiasi kegiatan bakti sosial kemarin. Pihaknya memberikan dukungan mahasiswa dengan menerjunkan dua truk dan satu alat berat untuk mengangkut sampah. “Ini kegiatan yang positif. Membantu pemkab membersihkan tempat wisata. Kegiatan semacam ini perlu didukung,” ujarnya.

Andi menyatakan, setiap musim baratan, sampah selalu mengotori sebagian pantai di Jepara. Pihaknya telah menyiapkan 15 petugas kebersihan untuk membersihkan sampah tersebut. “Mulai dari Telukawur sampai Bondo seharusnya ada 35 petugas. Namun awal tahun ini baru ada 15. Secara bertahap akan kami tambah. Sementara, prioritas kebersihan di lokasi wisata. Sehingga memberi kenyamanan kepada pengunjung,” pungkasnya.

(ks/war/zen/top/JPR)