LOKASI: Minimarket di Desa Gambiran yang dibobol, Sabtu (7/7) lalu.
(Dok. Radar Bromo)

PRIGEN Pembobolan Alfamart di Dusun Jagil, Desa Gambiran, Kecamatan Prigen, Sabtu (7/7), terekam CCTV yang ada di minimarket itu. Dari rekaman CCTV itu diperkirakan, pelaku berjumlah lebih dari satu orang.

Hal ini diketahui setelah penyelidikan maraton oleh Unit Reskrim Polsek Prigen, Kanit Reskrim Polsek Prigen Bripka Slamet Prayito mengatakan, aksi pencurian tersebut terekam CCTV milik toko. Berdasarkan rekaman yang ada, pelakunya satu orang. Saat itu, pelaku terekam tengah mengambil barang berupa rokok dan susu dalam kemasan.

“Durasinya hanya sebentar. Cuma beberapa menit saja. Kejadiannya sekitar pukul 04.14,” terangnya.

Meskipun terekam CCTV, wajah pelaku menurutnya tidak dapat dikenali. Sebab, kondisinya agak gelap. Hanya ciri-ciri umum yang didapat dari rekaman ini. Yaitu, pelaku memakai jamper dengan penutup kepala dan bercelana jins. Bentuk badan sedang, dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter.

“Kami menduga, pelaku 2 sampai 3 orang. Memang yang masuk ke toko dan terekam CCTV hanya satu orang. Besar kemungkinan di luar ada yang berperan mengawasi suasana sekitar toko. Yang lainnya joki kendaraan, bisa motor atau mobil,” ungkapnya.

Sebenarnya, menurut Kanit Reskrim, ada CCTV yang merekam bagian luar toko. Namun, CCTV itu rusak. Karena itu, aktivitas pelaku tidak bisa terekam.

“Jika melihat aksinya, cara masuk dan keluar, ketenangannya, kuat kemungkinan pelaku adalah pemain lama. Namun, lebih jelasnya masih dalam proses lidik,” lanjutnya.

Sejauh ini, menurut Kanit Reskrim, pihaknya telah melakukan olah TKP usai kejadian berlangsung. Juga memeriksa satu orang, yakni saksi korban atau saksi pelapor.

Berdasarkan hasil pemeriksaan itu, diketahui sejumlah barang hilang. Seperti, rokok dan susu dalam kemasan. Total kerugian dalam pencurian ini ditaksir Rp 6 jutaan.

(br/zal/fun/fun/JPR)

Source link