Kepala Disparpora Harry Patriantono mengatakan, ajang pencarian duta wisata ini rutin dilakukan pemerintah. Tujuannya untuk mencari pemuda yang potensi ‘menjual’ wisata Bondowoso. Sebab nantinya mereka akan diikutkan Raka-Raki Jawa Timur. “Kami terus melakukan dampingan, sampai ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” jelasnya. 

Dijelaskan, dua orang pemenang Kacong-Jebbing 2016 juga telah didampingi ke tingkat Raka-Raki Jatim 2017. Dia adalah Kevin Dwijaya Pamungkas dan Narendra Sabila Garin. Dan dalam Raka-Raki Jatim, Kevin Dwijaya Pamungkas berhasil terpilih menjadi Wakil II Raka Jatim 2017. “Ini adalah kebanggaan tersendiri, mengingat ada pemuda Bondowoso yang berhasil mengukir prestasinya di Raka-Raki Jatim,” ujar Harry. 

Tahun ini, Disparpora mengundang anak-anak usia 17-24 tahun untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Sebab kesempatannya sangat terbatas. Jika tidak saat ini, mau kapan lagi.

Sementara Kabid Parwisisata Adi Sunaryadi mengatakan, Pemilihan Duta Wisata Kacong-Jebbing Bondowoso 2018, merupakan salah satu upaya dalam menggali dan mengembangkan potensi generasi muda agar ikut dan mampu memberikan sumbangan nyata dan berprestasi secara profesional di bidang pembangunan pariwisata sekaligus dapat mengemban visi dan misi pembangunan pariwisata Bondowoso. “Tahun 2016, Bondowoso berhasil meraih juara 2 Raka Raki Jawa Timur atas nama Kevin.  Ini membutkikan Kevin merupakan produk dari proses seleksi tigkat kabupaten melalui ajang pemilihan Duta Wisata Kacong-Jebbing 2016 yang telah berhasil,” tegasnya. 

(jr/hud/wah/das/JPR)

Source link