Sebab  pekerjaan yang halal tentu akan menghasilkan rezeki yang halal juga, jadi harus maksimal kerjanya,” tegas gadis asal Desa Mojodeso Kecamatan Kapas itu. Rina, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa setiap menjalani pekerjaan dengan ikhlas, pasti rasanya sangat ringan, tanpa ada keluhan.

Dia pun sejak lulus SMA langsung terjun ke dunia kerja. Banyak pengalaman yang sudah dia lalui hingga sekarang. Dia pernah menjadi seorang admin maupun marketing. Namun, Rina masih belum ada keinginan muluk-muluk terkait cita-cita di masa yang akan mendatang.

Sebab, dia ingin mengoptimalkan dulu kinerjanya sebagai petugas parkir yang baru berjalan satu bulan. “Saya tekuni pekerjaan ini dulu hingga optimal, saya serahkan semua pada Allah, karena jatah rezeki setiap orang juga tidak ada yang tahu,” kata alumni SMA PGRI 1 Bojonegoro 2010 itu.

Ketika dia memilih profesi sebagai petugas parkir Dishub Bojonegoro, Rina ingin mencoba hal baru dan pengalaman baru kerja di lapangan. Dia berharap bisa bekerja semaksimal mungkin melayani masyarakat. Meski, masih banyak yang memandang petugas parkir resmi Dishub Bojonegoro punya niat meminta uang parkir.

“Masih banyak yang beranggapan ketika saya hendak menyeberangkan para pengendara motor, dikiranya saya ingin minta uang parkir, padahal jelas motor nopol Bojonegoro itu gratis, hanya nopol luar Bojonegoro yang harus bayar,” pungkasnya.

(bj/ch/gas/nas/bet/JPR)

Source link