Bekerja di bidang pelayanan membuat aktivitas Gatut Setiyatmoko lebih padat. Saking padatnya, Gatut belum berpikir untuk mudik atau pulang ke kampung halaman. 

“Kalau lebaran justru tidak bisa pulang. Saya harus standby di kantor untuk memantau arus mudik lebaran. Kalaupun harus pulang, palig cuma sebentar,” kata Gatut.

Bagi pria yang hobi catur itu, kepuasan penumpang kereta api adalah hal utama. Dia bisa mudik dengan tenang apabila PT KAI Daops VIII jauh dari komplain atau keluhan penumpang.

“Percuma nanti kalau sudah di kampung halaman tapi kita tidak bisa menikmati liburan karena ada tanggung jawab yang belum diselesaikan,” kata Gatut. (fir/han)

(sb/fir/ris/JPR)