Dia mengatakan, ada 462 CJH yang berhak melunasi BPIH di masing-masing bank. Tentu, melalui bank yang menjadi tempat mendaftar pada awal pendaftaran haji. Pelunasan BPIH ini, CJH tinggal melunasi Rp 10.933.295, dari tolal besaran BPIH. 

Sebab, saat mendaftar lalu, telah menyetor Rp 25 juta. Berdasar Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2018 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji, besaran di Embarkasi Solo sebesar Rp 35.933.295.  

Untuk pelunasan, lanjut Dwi, tidak dilakukan hingga 4 Mei saja. Pelunasan BPIH tahap kedua dimulai 16 Mei sampai 25 Mei. Jika CJH tidak bisa melunasi dari waktu yang ditentukan, terpaksa tidak bisa berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Dan, terpaksa harus mengikuti pada tahun selanjutnya. “Tidak ada pelunasan tahap ketiga,” tegasnya.

Selain itu, menurut dia, CJH yang melakukan pelunasan harus membawa hasil tes kesehatan dari dinas kesehatan (dinkes). Hasil tes kesehatan ini sebagai bukti istithaah (mampu) kesehatan ke bank. Karena pernyataan sehat dari dinkes tahun ini menjadi persyaratan melakukan pelunasan BPIH. 

Setelah pelunasan selesai, proses selanjutnya manasik haji. Tapi, baru dimulai setelah pelunasan tuntas. Sebab, CJH yang akan berangkat tahun ini baru bisa diketuai setelah melakukan pelunasan. 

Untuk diketahui, tahun ini besaran BPIH Embarkasi Solo mengalami kenaikan Rp 268.595. Karena BPIH tahun sebelumnya hanya Rp 35.664.700. Sedangkan, tahun ini naik menjadi Rp 35.933.295. “Tahun ini juga CJH juga masih dibebani iuran sebesar Rp 500.000 untuk pemberangkatan dan penjemputan CJH,” ujarnya.

(bj/rij/fud/ai/bet/JPR)

Source link