Pihak kepolisian juga belum melakukan penyelidikan terkait laporan DPC PDI Perjuangan itu. Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan, kasus ini otomatis dicabut setelah ada kesepakatan damai. “Mereka belum membuat laporan polisinya,” kata Harris, Kamis (9/11).

Setelah menerima pengaduan, menurut dia, pihaknya melakukan klarifikasi dengan pelapor dan saksi-saksi. Masih dalam tahap meminta keterangan, sudah ada perjanjian damai antara pelapor dan terlapor. Dengan begitu, otomatis aduan ini gugur. “Ini masih bersifat aduan saja.Tidak ada yang dicabut karena tidak ada laporan,” jelasnya.

Sebelumnya, pengurus DPC PDI Perjuangan mengadukan postingan Facebook milik dr Heru Dwiantoro Wahyudi SpOG, dokter di RSUD Sidoarjo, ke Polresta Sidoarjo pada 18 Oktober lalu. Heru langsung merespons dua hari kemudian. Dokter kandungan ini menemui pengurus PDI Perjuangan untuk meminta maaf. Setelah beberapa syarat terpenuhi, PDI Perjuangan berjanji akan mencabut aduan tersebut. (gun/rek)

(sb/vga/rek/JPR)

Source link