Syafi’i, 60, warga Dusun Sumberjejer, Desa Tanjungkenongo, Kecamatan Pacet tewas. Sedangkan istrinya, Sumarti, 55, mengalami luka-luka. Kecelakaan dialami pasutri ini setelah sepeda motor Honda Supra X 125 nopol S 4885 NB yang dikendarai menabrak bak truk nopol S 8067 UX dikemudikan Asmuri, 42, warga Pandanrejo, Desa Simbaringin, Pacet.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.10 WIB. Saat itu, Syafi’i membonceng Sumarti berjalan dari arah selatan. Nahas, setibanya di tempat kejadian perkara di Desa Pandanarum, Kecamatan Pacet, dari arah berlawanan ada sebuah truk dikemudikan Asmuni tiba-tiba belok kanan masuk garasi toko bangunan milik Susiati, warga setempat.

Karena diduga korban kurang mengantisipasi kendaraan di depannya, kecelakaan pun tak bisa dihindari. ’’Tiba-tiba korban menabrak truk,’’ kata Kanitlaka Satlantas Porles Mojokerto, Ipda Edy Widoyono. Kerasnya benturan membuat kedua korban terpental. Sepeda motor korban juga remuk.

Edy menyebutkan, kepala Syafi’i diduga sempat terbentur bak truk sebelum akhirnya terpental. Akibatnya, dia mengalami luka parah. Meski sempat dilarikan ke RS Sumberglagah, Kecamatan Pacet, namun nyawanya tak tertolong. ’’Suaminya meninggal dalam perjalanan. Sedangkan, istrinya mengalami luka ringan,’’ tandasnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara, posisi truk memang sudah menghadap ke pintu garasi. Namun, dengan alasan pintu garasi belum terbuka, truk sempat parkir menghadap ke barat dengan menyisakan sebagian bak truknya di jalan. Nah, saat posisi itu, bersamaan muncul korban melaju kencang dari arah selatan, hingga akhirnya terjadi kecelakaan.

’’Lebih fatalnya lagi, korban tidak memakai helm,’’ tegas Edy. Untuk mendalami kasus kecelakaan ini, petugas masih memeriksa saksi-saksi, termasuk sopir truk. Sedangkan, dua kendaraan terlibat kecelakaan diamankan di mapolres sebagai barang bukti. 

(mj/ori/ris/JPR)

Source link