Wakil Ketua TAPD Agoes Boedi Tjahjono mengatakan, saat ini semua OPD sudah mengajukan usulan programnya. Rata-rata setiap OPD mengusulkan empat hingga lima program. Diakui Agoes, tahun ini program yang diajukan lebih sedikir dibandingkan pengajuan ketika menyusun APBD.  

“Karena terkendala waktu, program baru dimulai pertengahan tahun,” katanya, Minggu (8/7).

Untuk memaksimalkan waktu, tidak bisa semua program diterima. Agoes menjelaskan, kegiatan yang diusulkan sifatnya program  lanjutan dan masuk dalam prioritas pemkab. 

Menurut data, total kebutuhan anggaran dari usulan kegiatan OPD mencapai Rp 600 miliar. Program-program tersebut nantinya akan disaring. Program usulan itu nantinya dibiayai dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun lalu yang mencapai Rp 864 miliar.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  (PUPR) saat ini mematangkan pembangunan Jalan beton. Ada 34 ruas jalan yang dibangun di 18 kecamatan.

Kepala Dinas PUPR Sigit Setyawan menjelaskan, bulan depan pembangunan jalan beton mulai berjalan. Lokasi pertama yang akan dibangun di wilayah Betro, Kecamatan Sedati.  Ada tiga titik yang dikerjakan.  Yakni simpang tiga Betro, simpang tiga Pulungan dan jalan sebelah timur pertigaan Pulungan. Total panjangnya mencapai 590 meter.

Setelah pembangunan jalan beton di Betro selesai, Dinas PUPR akan bergeser ke wilayah selatan. Tepatnya di jalan Porong-Krembung. Tahun lalu, Dinas PUPR jalur itu sudah dibeton. Penjangnya 800 meter.  “Akan dilanjutkan tahun ini,” pungkasnya. (nis/rek)

(sb/nis/rek/JPR)