SURABAYA – Di bulan Ramadan seperti saat ini pengunjung Masjid Ampel Surabaya banyak dikunjungi wisatawan dari dalam maupun luar kota, namun tak jarang juga yang sengaja menginap di masjid tersebut. Bahkan ada juga yang sengaja datang sebelum bulan Ramadan tiba, seperti yang dilakukan Muhammad Alfatoni.
Alfatoni merupakan warga dari Bangkalan, Madura sudah dua hari menginap di Masjid Ampel. Ia sengaja menginap hanya untuk memfokuskan diri untuk beribadah di bulan Ramadan. “Saya sudah dari Jumat kemarin di sini, ya penasaran sama suasana masjid ini. Katanya kalau bulan puasa gini kan pahalanya berlipat, jadi saya fokuskan buat ibadah,” ujar Alfatoni kemarin, Minggu (20/5).
Dia berencana menginap selama satu minggu ke depan bersama rekan-rekannya. Memang, di Masjid Ampel diperbolehkan untuk menginap bagi para musafir yang sedang bepergian jauh. Selain itu, selama bulan Ramadan, masjid tersebut ada pengajian di pagi hari. Sedangkan di sore harinya pihak masjid juga menyediakan 300 kotak nasi bagi pengun jung masjid.
Menurut Muhamad Hidayat, pihak keamanan masjid menuturkan, pada saat sebelum bulan Ramadan sudah terlihat beberapa kelompok orang berdatangan dari luar kota. Di antara pengunjung tersebut ada yang sekedar singgah, dan ada pula yang sengaja menginap untuk beberapa hari bahkan ada yang sampai satu bulan penuh.
“Kami sudah terbiasa dengan kehadiran para musafir ini, memang mereka segaja datang untuk beribadah dan mencari berkah di bulan puasa. Mereka juga kami persilahkan untuk menginap,” ujar Hidayat.
Hidayat menambahkan, saat bulan Ramadan di kawasan Masjid Ampel terlihat ramai saat menjelang salat tarawih tiba, dan pada pukul 00.00 WIB dini hari semakin ramai dengan adanya tadarus bersama. Selain itu saat menjelang 10 hari terakhir di bulan Ramadan semakin  membeludak, hingga mencapai ribuan pengunjung yang ingin mendapatkan Lailatul Qodar. (gin/no)