Kepala Gudang Bulog Kandeman Kabupaten Batang, Tarno mengatakan target penyerapan beras yang dibebankan untuk gudang Bulog Kandeman Batang pada tahun 2017 ini 12.857 ton. Akan tetapi stok yang tersedia saat ini, sudah mampu untuk memenuhi hingga 6 bulan ke depan.

“Stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Kandeman, saat ini masih mampu mencukupi kebutuhan untuk warga miskin hingga 5 bulan ke depan atau April 2018. Kami jamin ketersediaan beras untuk warga miskin masih aman,” katanya, Kamis (6/11).

Tarno menambahkan, target memang terus berjalan walaupun terasa berat, pihaknya berharap bisa mencapainya. Kendala berat yang harus dihadapai adalah saat ini panen hampir menipis, walaupun masih ada sebagian yang proses panen namun tidak sebanyak bulan sebelumnya.

Ditambah lagi, harga beras di lapangan juga naik seiring naiknya harga pasar. Walaupun dengan kenaikan harga pembelian sebesar 10 persen di atas HPP, yang mana kini harga yang diberikan Bulog untuk gabah kering giling (GKG) petani yang dibeli dari semula Rp 4.650/kg menjadi Rp 5.115/kg, serta pembelian beras dari semula Rp 7.300/kg menjadi Rp 8.030/kg. Namun rata-rata kini harga beras medium dipasaran sudah diatas Rp9 ribu untuk beras.

Langkah yang dilakukan pihaknya, saat ini dengan berusaha jemput bola kepada para petani dengan tatap muka langsung. Selain itu juga ke pengusaha ke rice mill (penggilingan beras) pusat datangnya gabah petani, serta penyerapan melalui Mitra Kerja. (han/ric)

(sm/naf/ric/JPR)

Source link