Sejumlah cabang olahraga (cabor) masih menunggu kepastian pelaksanaan pekan olahraga provinsi (porprov) dari KONI Jatim dan KONI Sidoarjo. Sebab, sampai sekarang belum ada jadwal resmi event multicabang terbesar di Jatim itu.
Surat keputusan (SK) dari KONI Sidoarjo mengenai arahan dan pelaksanaan Porprov 2019 hingga saat ini belum turun. Ini mengakibatkan beberapa cabang olahraga belum bisa memastikan berapa jumlah atlet yang akan diberangkatkan. Mereka juga masih gamang dalam melakukan persiapan.
Meski begitu, Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sidoarjo sudah menyiapkan sejumlah atlet. Sekretaris PRSI Sidoarjo Suyanto mengatakan, sudah ada 15 atlet yang diproyeksikan untuk Porprov Jatim yang bakal digelar di Kabupaten Gresik. Namun, hingga saat ini dirinya mengaku belum bisa memastikan jumlah atlet yang ikut bertanding. “Masih menunggu SK dari KONI,” katanya kemarin.
Suyanto menambahkan, peluang untuk menambah atlet lagi sangat kecil. Bahkan, ada kemungkinan jumlah atlet yang diberangkatkan berkurang. Sebanyak 15 atlet tersebut sudah dipersiapkan sejak enam bulan yang lalu.
Dalam memilih atlet yang diberangkatkan ke porprov, PRSI melakukan penilaian untuk masing-masing atlet. Prestasi mereka selama enam bulan terakhir dipantau. “Termasuk juga melihat bagaimana perkembangan atlet,” imbuhnya.
Meski belum ada kepastian, menurut Suyanto, persiapan untuk Porprov 2019 tidak berhenti. Atlet yang sudah diproyeksikan untuk porprov terus berlatih di masing-masing klub. Menjelang pelaksanaan porprov, para atlet akan kembali digenjot dengan pemusatan latihan kabupaten (puslatkab). (nis/rek)