“Tahun 2009 saya luncurkan buku pertama berjudul ‘Strategi Membeli Properti Tanpa Uang Tanpa KPR’. Hingga saat ini sudah 16 kali cetak ulang dengan omzet Rp 12 miliar,” ujar praktisi, pembicara dan penulis buku National Mega Best Seller, Cipto Junaedy Selasa (22/5/2018).

Buku-buku berikutnya pun masih tetap fokus pada strategi terkait pemilikan properti dan utang. Dua hal tersebut menjadi fokus dalam buku-buku yang ia tulis, karena dinilai sebagai masalah krusial di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, Cipto pada tahun ini kembali meluncurkan buku koleksi ‘Teladan Hidup Tanpa Utang’. Buku dengan nilai yang terus meningkat tersebut berisi kalimat-kalimat lecutan dan sindiran terkait pengentasan masalah utang. Salah satu diantaranya juga menyindir para calon pemimpin yang diminta untuk tidak berhutang kala mencalonkan diri.

“Kalau perlu dibuat peraturan, utang dari para calon pemimpin tidak boleh lebih dari 30 persen aset. Karena kalau mereka saja banyak utang, bagaimana mereka memikirkan rakyatnya, karena mereka sendiri sibuk memikir cara melunasi utang mereka,” ujarnya.

(sm/dna/bas/JPR)