EVAKUASI: Kerasnya tabrakan beruntun di Parerejo yang melibatkan 10 kendaraan sampai membuat bagian depan tronton masuk ke dalam jembatan. Nampak petugas berupaya mengevakuasi jenazah Sadi, kernet tronton.
(Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

PURWODADI – Kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di Jalan raya Purwodadi di kawasan Parerejo, Minggu (28/1) malam, dipastikan menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Polisi mencatat, ada 2 orang yang tewas dan 8 luka-luka, akibat insiden kecelakaan yang disebabkan tronton muat kertas.

Total ada 10 kendaraan yang terlibat kecelakaan. Di antaranya, satu truk tronton, satu truk engkel, lima mobil, satu pikap, dan dua motor.

“Laka karambol ini kejadiannya sangat cepat, melibatkan kendaraan dari arah utara maupun selatan,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Iptu Marti, saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo di tempat kejadian perkara (TKP) Senin dini hari (29/1).

Adapun korban tewas diketahui Sadi, 65, kernet tronton asal Jl. Kaliworo, Kelurahan Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kota Malang. Satu korban tewas lagi adalah M. Rafi Firmansyah, 23, pengemudi motor Honda Beat asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Sadi tewas dengan kondisi terjepit kepala truk. Selain Sadi, sejatinya sopir tronton yakni Hendra Sukma, 23, warga Jalan Kaliworo, Kelurahan Mangliawan, Kecamatan Pakis, Malang, juga ada di kepala truk yang nyungsep di bawah jembatan. Namun Hendra berhasil selamat.

Sementara satu korban lagi yakni M Rafi, sejatinya juga membonceng Rafika Nurul Wardah, 21. Kedua warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto itu mengendarai motor Honda Beat nopol S 4216 QU. Nah, keduanya terhantam mobil sedan Honda Accord bernopol nopol L 122 DP.

Mobil Hona Accord yang dikemudikan Sudadi, 52, warga Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember tersebut, terlempar ke median jalan, usai bagian belakangnya ditabrak tronton. “Pemotor ini berada di jalur berlawanan yakni dari Surabaya menuju Malang. Motor korban beradu depan dengan mobil seda (Honda Accord, Red) hingga akibatnya pemotor terlempar,” beber Iptu Marti, Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan.

Adapun korban luka lainnya yakni Hendra Sukma, 23, sopir tronton, asal Jl. Kaliworo, Kelurahan Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kota Malang. Dirujuk ke RS Lavalette Malang.

Selain itu ada M. Hafis, 20, penumpang Isuzu Panther asal Sabah, Malaysia. Dirujuk ke RS Saiful Anwar, Malang.

Rafika Nurul Wardah, 21, pengendara motor asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Dirujuk ke RS Saiful Anwar, Malang.

Nanang Sugiono, 32, pengemudi truk engkel asal Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Dirujuk ke RS Saiful Anwar, Malang.

Akhmad Qoirul Mukodam, pengendara motor Honda Supra 125 asal Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Dirujuk ke RS Saiful Anwar, Malang.

M. Zakaria, 42, sopir Isuzu Panther asal Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Dirawat di Puskesmas Purwodadi. M. Yusuf, 20, penumpang Isuzu Panther asal Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Dirawat di Puskesmas Purwodadi.

Nur Aliya, 11, penumpang mobil Toyota Avanza asal Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Dirawat di Puskesmas Purwodadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di Jalan raya Purwodadi, Minggu (28/1) dini hari. Sebuah truk tronton yang memuat kertas gelondongan, diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Tronton lalu menabrak sejumlah mobil dan truk, hingga tronton nyungsek ke dalam sungai.

PEMOTOR: Petugas membungkus jenazah M. Rafi Firmansyah, 23, pengemudi motor Honda Beat asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
(Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

(br/zal/fun/fun/JPR)

Source link