Abdul Basith/wartawan Radar Bawean

Rusa Bawean merupakan hewan endemik yang dilindungi.Butuh upaya semua pihak untuk menjaga keberlangsungan hewan ini. Salah satunya dengan memberi pemahaman, serta memupuk rasa sayang pada rusa pada generasi muda.

Inilah yang kemudian mendorong BKSDA gencar sosialisasi ke sekolah di Pulau Bawean. Salah satu sosialisasi dilakukan di MTs. Maarif Suwari yang jaraknya berdekatan dengan kawasan hutan yang dibawah naungannya.

Nur Syamsi Kepala RKW BKSDA Bawean mengatakan perlu adanya sosialisasi kepada seluruh siswa di sekolah. Tujuannya memberi pemahaman jika ada hewan yang dilindungi di daerahnya. Harapannya seluruh siswa atau generasi muda di Pulau Bawean memahami dan turut menjaga adanya satwa langka.

Salah satu meteri sosialisasi adanya undang- undang terkait rusa Bawean yang dilindungi.  Sehingga mereka nantinya tidak akan melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti perburuan. “Justru akan melindungi hewan kebanggaan bagi warga Bawean,”paparnya.

Lebih lanjut Nur Syamsi berharap seluruh warga Pulau Bawean turut menjaga kelestarian rusa Bawean. “Jangan sampai melakukan pemburuan ataupun membuat rusa Bawean jadi punah,”tegasnya.

Selain itu pihaknya juga melakukan pelepasan rusa Bawean ke alam liar. Ini untuk mengatasi kelangkaan rusa Bawean. “Semoga kedepannya bisa lebih banyak lagi,”pungkasnya. (*/rtn)

(sb/ris/ris/JPR)

Source link