PASURUAN – Pengelolaan Terminal Untung Suropati di Jalan HOS Tjokroaminoto, Kota Pasuruan, terus ditingkatkan. Pelayanan terminal yang kini telah menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Jawa Timur itu juga terus diperhatikan.

Salah satunya dengan memastikan seluruh moda transportasi umum masuk ke terminal. Terutama ketika malam hari. Sabtu (26/5) malam, belasan petugas Dishub Jatim UPT LLAJ Probolinggo diterjunkan ke simpang tiga Blandongan.

Hal itu dilakukan untuk menertibkan seluruh angkutan umum, baik jenis antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP). Sejumlah petugas pun menghalau bus agar tetap memasuki area terminal untuk mengangkut dan menurunkan penumpang. Kegiatan itu berlangsung selama lebih dari dua jam.

Kasatgas Terminal Untung Suropati Sali Yulianto mengatakan, pihaknya kerap kali menerima laporan dari masyarakat yang sering kesulitan dalam mencari angkutan umum. Terlebih saat malam hari, kebanyakan dari bus angkutan umum itu justru tak ngetem di terminal.

“Kami memang ada petugas yang jaga, baik siang maupun malam. Namun, mereka pun tak bisa terus memantau angkutan umum setiap waktu. Oleh karena itu, kami imbau kepada setiap pengemudi bus agar sadar dan tertib dalam mengangkut dan menurunkan penumpang di terminal,” papar Yuli.

Lebih lanjut, pihaknya pun tak menginginkan apabila ada angkutan umum yang menjemput dan menurunkan penumpang di ‘terminal bayangan’. Sebab, hal itu akan mengganggu kenyamanan dan keamanan penumpang. Selain itu, juga menyebabkan arus lalu lintas terganggu.

“Dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 276, sudah cukup jelas bahwa semua angkutan umum wajib singgah dan masuk terminal,” ungkap dia. Sehingga, adanya bus yang menaikkan atau menurunkan penumpang di terminal bayangan, kata Yuli, dapat dikenai sanksi tilang.

Source link