Menurut pemuda desa setempat, Herdiansyah, waduk ini adalah bekas jalur Solo Valey mulai Kecamatan Margomulyo yang bertemu dengan cekdam sungai anakan dari Temayang di Desa Bendo. 

Sejak dulu, waduk tersebut oleh warga hanya digunakan untuk pengairan sawah. 

Baru pada November 2017, ada gagasan dijadikan tempat wisata. 

Pada awal tahun ini barulah ide-ide dan gagasan dilanjutkan oleh para pemuda desa setempat. 

Hingga kini  lokasi wisata Waduk Grobogan sudah dikunjungi oleh lebih dari 1.000 pengunjung.

Baik wisatawan lokal maupun dari luar kota.

Terutama, puncak ramai pada hari libur sekolah atau Minggu.  

(bj/cho/nas/bet/rod/JPR)

Source link