Surabaya – Hendak membangunkan orang tidur, Marfiah, 35, justru syok. Sebab orang yang dibangunkan wanita yang tinggal di Jalan Dukuh Kupang Gang XVI, Surabaya sudah tak bernyawa. Dia adalah Yanes Suparto,78, warga Jalan Dukuh Kupang Gang Lebar nomor 71 A, Surabaya. Tukang becak tersebut ditemukan tewas di atas becaknya, Kamis sore (5/7).

Marfiah mengetahui jika Yanes sudah meninggal ketika ia hendak membungkan korban untuk salat asar. Kebetulan, saat itu korban mangkal tak jauh dari rumahnya yakni di depan rumah nomor di Jalan Dukuh kupang XVI nomor 38, Surabaya. Saat itu, Marfiah mendapati korban dalam posisi terlentang.

“Saya coba panggil, namun tak ada jawaban. Ketika saya pegang tubuhnya, ternyata sudah kaku dan dingin,” ungkap Marfiah, Jumat (6/7).

Setelah itu, Marfiah curiga jika Yanes sudah meninggal. Kemduian dia memberita tahu ketua RT Dukuh Kupang, Sujadi dan sejumlah tetangga. Setelah dipastikan, rupanya Yanes memang sudah tak bernyawa. “Setelah itu, pak RT melaporkannya ke Polsek Dukuh Pakis,” terangnya.  

Tak berapa lama kemudian anggota Polsek Dukuh Pakis mendatangi lokasi bersama tim inafis Polrestabes Surabaya. Kondisi Yanes kemudian diperiksa untuk memastikan penyebab kematiannya. “Dari hasil pemeriksaan, kami tak menemukan adanya bekas luka-luka di tubuh korban,” ungkap Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Slamet Sugiarto.

Namun berdasarkan sejumlah saksi dan teman becaknya, jika korban meninggal akibat penyakit jantung yang sudah lama ia derita. Sebab kepada temanya, Yanes sering mengeluh jika dadanya sesak dan sakit. “Namun untuk memastikan kematiannya, kami sudah membawa korban ke RSUD DR Sutomo. Keluarganya juga sudah kami hubungi,” pungkas Kompol Slamet.