Lita – sapaan akrabnya – mengaku, senang bisa dipercaya menjadi bhabinkamtibmas di Desa Sambung, Kecamatan Undaan, Kudus. Dia dipilih karena memiliki kararakter bagus. Selalu bersikap baik, tertib, dan cakap bicara, sehingga mudah berbaur dan akrab dengan berbagai elemen masyarakat.

”Bhabinkamtibmas di Kudus yang perempuan baru saya. Saya suka bicara. Sehingga bisa dibilang baik dalam berkomunikasi,” ujar Polwan berpangkat Bripda ini.

Polwan kelahiran Kudus, 18 Maret 1996 ini menerangkan, menjadi Bhabinkamtibmas bukan hal mudah. Sebab, menjadi wadah aduan masyarakat untuk menyelesaikan masalah. Selain itu, menjaga desa binaan agar selalu kondusif.

Meski sulit, tapi tidak takut. Sebab, sebelum menjadi Babinkamtibmas dia tergabung dalam Unit Intel di Polsek Undaan. Sehingga dia bisa dipercaya meminimalisasi jika terjadi permasalahan di desa.

Tidak hanya itu, agar bisa lebih pintar dia melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. ”Saat ini saya kuliah di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang. Ambil jurusan Pendidikan Agama Islam. Ini sudah menginjak semester III,” ungkap polwan asal Desa Sambung, Kecamatan Undaan, Kudus. 

(ks/ruq/ris/top/JPR)