Joko memastikan selama Ramadan masih turun hujan. ‘’Masih musim penghujan, hanya saja sifatnya parsial (tidak menyeluruh, Red),’’ kata dia. Dijelaskan dia, salah satu tanda berakhirnya musim hujan adalah turun hujan deras disertai dengan angin kencang hampir di seluruh wilayah. Fenomena tersebut diperkirakan terjadi sekitar Juli. 

Hujan yang turun dalam bulan ini, kata dia, bersifat kecil. Kemarin misalnya. Wilayah Jatirogo dan sebagian daerah di Tuban barat juga masih diguyur hujan. Kemungkinan, dalam waktu dekat Tuban kota juga turun hujan.

Mantan camat Widang ini menerangkan, beberapa fase peralihan musim hujan ke kemarau. Tahap pertama hujan dengan intensitas ringan seperti sekarang ini. Berikutnya hujan kembali turun deras disertai angin. Baru bulan berikutnya memasuki musim kemarau. Hujan yang turun dalam bulan ini, kata Joko, sifatnya mendadak. Biasanya setelah mendung, hujan langsung turun beberapa saat kemudian.

(bj/yud/bet/JPR)

Source link