Sebab, saat ini hampir semua SMP negeri dan sebagian SMP swasta siap menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

‘’Ini (try out CBT, Red) merupakan langkah yang positif dari Jawa Pos Radar Tuban dari yang sebelumnya try out menggunakan media koran atau kertas, sekarang sudah berbasis online,’’ kata dia didampingi Nur Khamid, sekretaris disdik saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (25/1).

Dengan konsep yang lebih canggih tersebut, lanjut Sutrisno, setiap sekolah bisa memanfaatkan Try Out CBT Jawa Pos Radar Tuban sebagai persiapan menghadapi UNBK yang sesungguhnya.

Baik sebagai latihan soal maupun latihan mengoperasikan sistem UNBK. ‘’Segera kita koordinasikan dengan MKKS (musyawarah kerja kepala sekolah),’’ tandasnya.

General Manager Jawa Pos Radar Tuban Tulus Widodo mengatakan, try out CBT merupakan langkah yang diambil korannya dalam menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.

‘’Kami (Jawa Pos Radar Tuban, Red) selalu berusaha untuk menyesuaikan apa yang menjadi kebutuhan pendidikan saat ini,’’ ujarnya.

Diterangkan Tulus, try out CBT konsepnya hampir sama dengan UNBK. ‘’Try out CBT ini bisa dijadikan simulasi atau latihan siswa sebelum menghadapi UNBK,’’ kata dia. 

Sekadar diketahui, try out CBT ini berlaku untuk SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Pelaksanaannya, untuk SMA/MA berlangsung 26-28 Februari. Kemudian, SMK berlangsung pada 1-3 Maret.

Sedangkan SMP/MTs 5-7 Maret. Sementara untuk jenjang SD/MI dilaksanakan 14 Maret. Hanya, untuk jenjang SD/MI ini masih berbasis kertas atau koran.

(bj/tok/ds/bet/dka/JPR)

Source link