Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian itu bermula ketika sekitar pukul 06.30, korban Ni Kadek Liana Ebriyanti, 14, warga Banjar Delod Sema, Desa Lumbung, Kecamatan Selemadeg Barat, mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi DK 7843 DQ melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar) beriringan dengan sebuah truk Hino bernomor polisi DK 9526 KP. Saat itu korban hendak berangkat ke sekolahnya di SMAN 1 Selemadeg.

Kemudian, setibanya di TKP melintasi jalan lurus dan turunan landai, pengemudi truk Hino tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga menabrak bagian belakang sepeda motor Yamaha Mio yang dikemudikan korban. Akibatnya, korban terjatuh dan sepeda motor korban terpental. Nahas korban jatuh pada badan jalan sehingga tubuhnya terlindas roda truk hingga meninggal dunia di lokasi akibat korban mengalami luka parah pada bagian kepala belakang.

Setelah kejadian, truk sempat kabur namun beruntung ada saksi yang sempat mencatat plat nomor truk, sehingga truk akhirnya berhasil terciduk di wilayah Selemadeg Timur.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Ni Kadek Citra Dewi Suparwati membenarkan peristiwa tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa setelah mendapatkan informasi plat nomor truk, pihaknya langsung menyebar informasi kepada personil yang bertugas hingga akhirnya truk tersebut terpantau di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Selemadeg Timur.

“Setelah itu pengemudi truk beserta truk kita amankan ke Mapolres Tabanan untuk diperiksa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sejauh ini pengemudi truk atas nama I Ketut Suryantara, 42, warga Banjar Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, mengaku tidak menyadari bahwa truk yang ia kemudikan menabrak korban hingga meninggal dunia. “Namun pengakuan korban itu masih akan kita kembangkan, karena pada bagian depan truk terdapat goresan dan kita juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di TKP,” imbuhnya.

Pihaknya juga belum bisa menentukan pasal apa yang menjerat pengemudi truk karena masih dalam proses pemeriksaan. “Yang pasti pengemudi dijerat pasal 310 ayat 4 karena menyebabkan orang lain meninggal dunia, namun saat ini keterangan pengemudi masih kita minta, setelah itu baru kita bisa pastikan pasal yang menjeratnya,” pungkasnya.

Korban sendiri akrab disapa Dek Liana dan merupakan siswa kelas X SMAN 1 Selemadeg. Ucapan duka pun mengalir kepada korban melalui media sosial. 

(bx/ras/yes/JPR)

Source link