“Penggunaan jenis blade lawan kadang membuat atlet kebingungan.

Karena itu para atlet didorong untuk mengenal dan berlatih dengan banyak jenis blade,” kata Ketua Bidang Pembinaan Atlet Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Bojonegoro, Bambang Haryanto kemarin (22/1). 

Bambang mengatakan, tenis meja seperti halnya olahraga lain yang  menggunakan alat.

Pemahaman atlet pada alat yang dipakai sangat penting.

Baik alat yang dipakai sendiri atau yang dipakai lawan dalam sebuah pertandingan.

Penggunaan blade yang berbeda kerap berdampak pada perbedaan arah bola.

Dengan memahami karakter blade, diharapkan kemampuan atlet dalam membaca bola lebih terlatih.

“Ini untuk melatih feeling saja, agar tidak bingung saat lawan menggunakan blade berbeda,” ungkapnya. 

Menurut dia, ada tiga jenis blade kerap digunakan dalam kompetisi.

Yaitu blade offensive, allaround dan defensive.

Penggunaannya memiliki kecenderungan berbeda. Ada kecenderungan menyerang, bertahan maupuan menyerang dan bertahan.

‘’Dengan mengenal jenis blade, para atlet lebih mudah memahami gerak arah bola lawan.’’ tukasnya.(zky/feb/bet)    

(bj/bet/zky/feb/rod/JPR)

Source link