RADARSEMARANG.ID – Komisi C DPRD Jateng mendorong Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kota Magelang bekerja lebih kreatif dalam menggenjot pendapatan. Sebab pada tahun 2017 lalu, penerimaan PAD tidak mencapai target atau hanya tercapai 96,65 persen.

“Inovasi dibutuhkan untuk mencapai target. Wajib pajak hendaknya dimudahkan dalam menbayar pajak,” kata Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto saat kunjungan kerja ke UPPD Kota Magelang, belum lama ini.

Meski begitu dia mengapresiasi UPPD Kota Magelang yang membukukan pendapatan Rp 18,551 miliar pada triwulan pertama tahun ini. Angka tersebut mencapai 28,97 persen dari target 2018 sebesar Rp 63,89 miliar.

Asfirla berharap keberadaan Samsat Drive Thru dapat ditiru oleh UPPD lain di Jateng. Yaitu dengan penempatan layanan di lokasi-lokasi yang strategis atau ramai dikunjungi warga, seperti sekitar SPBU dan lainnya.

“Samsat Drive Thru di Magelang ini patut dicontoh oleh UPPD lainnya di Jateng, karena terbukti cukup banyak dimanfaatkan wajib pajak dalam menunaikan kewajibannya,” ujarnya.

Anggota Komisi C DPRD Jateng Amin Makhsun menilai, di tengah keterbatasan personel, UPPD Kota Magelang ternyata ramah bagi penyandang difabel sekaligus bisa disebut mendukung gerakan literasi.

“Saya lihat disediakan kursi roda dan jalurnya . Juga ada ruang baca dan sejumlah buku dari berbagai bidang,” kata legislator PAN itu.

Kepala UPPD Kota Magelang Bangun Tintriyanto menyampaikan terima kasih atas apresiasi Komisi C. Dia juga memastikan target tahun ini bakal dapat tercapai, antara lain dengan menggencarkan razia gabungan sebanyak tiga kali per bulan.

“Pengendara kendaraan yang kena tilang dan ternyata pajaknya juga menunggak, kami bebaskan denda tilangnya apabila melunasi pajak kendaraannya,” jelasnya.