KOTA – Beberapa titik kerusakan jalan nasional di Jepara, diberi pembatas jalan. Seperti terjadi di pertigaan Taman Sari Gedung DPRD Kabupaten Jepara. Terdapat jalan bergelombang sepanjang tiga meter.

Kerusakan tersebut ditambal sementara menggunakan material pasir, semen, dan batu. Hal yang sama juga terpantau di Jalan Kartini. Lubang selebar setengah meter dengan kedalam sekitar dua puluh sentimeter diberi garis pembatas.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kondisi ruas jalan nasional di Kabupaten Jepara saat ini banyak terdapat lubang serta bergelombang. Beberapa lubang tampak di ruas jalan nasional mulai dari perempatan Gotri sampai SPBU Senenan.

Pantaun Jawa Pos Radar Kudus jalan nasional yang kondisinya bergelombang tampak di Jalan Soekarno Hatta Km 4 atau sekitar lapangan Tahunan dan Jalan Raya Jepara Kudus di depan SDN 2 Rengging. Kondisi jalan yang gelombang mengakibatkan pengguna jalan menjadi tidak nyaman saat melaju. Kedalaman gelombang jalan bervariatif. Sedangkan jalan berlubang, dijumpai hampir di setiap ruas jalan nasional. Terdapat 140 lubang dengan lebar dan kedalaman yang berbeda.

Lubang-lubang tersebut kebanyakan terdapat di sisi kanan dan kiri jalan. Sebagian juga terdapat kerusakan di marka tengah jalan. Hal ini sangat membahayakan pengguna sepeda motor yang sering melewati sisi kanan dan kiri jalan.

Saat dikonfirmasi terkait garis pembatas di jalan nasional yang rusak, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ngadimin membenarkan hal tersebut. Pemberian garis pembatas tersebut dikarenakan akan ada perbaikan jalan. “Pada Jumat (16/2) mendatang Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional akan melakukan perbaikan di jalan nasional jalur Jepara. Sejak kemarin ada dua tim yang masih melakukan perbaikan mulai Semarang, Demak, dan Tengguli. Sedangkan Jepara masih menunggu dua tim susulan yang akan melakukan perbaikan,” paparnya.

(ks/zen/war/top/JPR)