BANYUWANGI – Cuaca di sekitar Banyuwangi kota hingga wilayah Pelabuhan Ketapang terpantau diselimuti awan gelap dan angin kencang. Meski tampak sedikit mengkhawatirkan, namun BMKG Banyuwangi menyatakan jika kondisi tersebut masih dalam batas normal.

Prakirawan BMKG Banyuwangi Anjar Triyono Hadi menjelaskan, hingga September nanti Banyuwangi masih dalam keadaan musim kemarau. Memang dalam dua hari terakhir ada angin kencang dan hujan dengan intensitas ringan.

Akan tetapi, intensitasnya masih dalam tahap aman. ”Suhu muka utara Laut Jawa mengalami peningkatan suhu, sehingga menimbulkan pertumbuhan awan. Tapi ini masih dalam batas aman,” terangnya.

Dia mengimbau kepada pemudik untuk bisa menyaksikan secara visual pertumbuhan awan. Jika sudah tampak gelap, para pemudik bisa menyiapkan jas hujan. Karena pertumbuhan awan kumulonimbus yang bisa menimbulkan angin kencang dan hujan biasanya secara visual tampak gelap. 

”Musim kemarau ini bukan berarti tidak ada hujan sama sekali, hanya saja intensitasnya dalam seminggu di bawah 50 milimeter. Jadi, potensi hujan masih ada. Sampai dua hari ke depan cuaca di Banyuwangi dan sekitarnya didominasi berawan dan hujan ringan,” imbuhnya.

Sementara terkait gelombang laut, Selat Bali masih dalam kondisi normal. Tinggi gelombang sampai dua hari ke depan masih di batas 0,5 sampai 1,3 meter. ”Yang bahaya ini wilayah selatan. Sudah mencapai lebih dari 2,5 meter. Untuk laporan tinggi gelombang setiap pagi kita koordinasi dengan TNI AL dan ASDP. Kalau untuk bandara malah kita beri laporan 30 menit sekali,” pungkasnya.

Source link