Serta, dugaan korupsi pengadaan benih padi di UPT Dinas Pertanian Kecamatan Babat. Perkara ini dengan dua tersangka. Yakni, Mubaidi, 55, kepala UPT Dinas Pertanian dan Holtikultura Babat beserta Darwati, staf penyuluh pertanian lapangan (PPL). 

’’Dua berkas sudah dilimpah Pengadilan Tipikor,’’ kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan Hery Purwanto rabu (8/11).

Hery mengatakan, dugaan korupsi DD dengan tersangka Agus Soleh ini perkara pengembangan, setelah sebelumnya Kepala Desa Kawistolegi Bambang sudah menjalani persidangan. Bambang divonis satu tahun penjara dan pidana denda Rp 50 juta. 

Agus ditetapkan sebagai tersangka sesuai keterangan dari Bambang. Yakni, uang terkumpul Rp 420 juta dari potongan DD di delapan desa di Kecamatan Karanggeneng itu diserahkan kepada kasi ekbang Kecamatan Karanggeneng dijabat Agus Soleh.

Meskipun belum menerima, namun pasal 5 jo pasal 15 UU Tipikor menyebutkan pihak ikut rencana pemotongan atau korupsi dinilai bertanggung jawab. Sehingga, Agus setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka berujung ditahan.

Sedangkan, berkas korupsi di UPT dinas pertanian dan holtikultura dengan dua tersangka berkasnya dijadikan satu. ’’Ini masih menunggu jadwal sidangnya,’’ kata Rudi, salah satu tim jaksa penuntut umum (JPU) kejari.

Dugaan korupsi bantuan sosial Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) 2015 diduga merugikan negara Rp 178 juta. Perkara menyeret tersangka Mubaidi dan Darwati ini disidik Unit III Satreskrim Polres Lamongan.

Sesuai berkas penyidikan Polres Lamongan, dua pejabat itu menjalankan program GP-PTT 2015 dengan APBD tercantum anggaran Rp 1,3 miliar. Dana 11 kelompok tani itu seharusnya dibelanjakan sendiri oleh kelompok untuk pembelian benih padi. Ternyata dibelanjakan dua tersangka. Dan hasil penyidikan ada kuitansi palsu yang menyebabkan kerugian negara.

Dua tersangka dianggap penyidik menyalahgunakan kewenangannya. Sehingga dijerat pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU Nomor 20/2001 tentang ­Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

(bj/msu/rij/faa/JPR)

Source link