KEDIRI KABUPATEN– Satresnarkoba Polres Kediri kembali membekuk pengedar sabu di rumahnya. Dari tangannya berhasil diamankan 0,91 gram sabu-sabu yang tersimpan dalam dua klip.

Kali ini yang tertangkap adalah Dodik Cahyo Yulianto alias Menuk, 20 di rumahnya yang beralamatkan di Lingkungan Pulosari, Kelurahan  Pare, Kecamatan Pare pada sekitar pukul 17.30 WIB (26/3).

Berdasarkan laporan warga tentang peredaran narkotika jenis sabu di sekitar TKP, petugas melakukan penyelidikan dilanjutkan dengan penggrebekan di rumah Menuk.

Hasilnya petugas menemukan sabu yang ditempatkan di plastik klip dengan berat keseluruhan 0,91 gram. “Barang bukti temukan dalam dua kantong plastik klip dengan berat masing masing 0,47 dan 0,44 gram,” terang Kasatnarkoba Polres Kediri AKP Eko Prasetyo Sanosin.

Eko menambahkan bahwa awlnya korban menolak untuk diperiksa resnarkoba, akan tetapi saat dilakukan penggledahan ditemukan barang bukti tersebut di saku celana korban.

Selain menyita sabu sabu dengan berat total 0,91 gram, petugas juga berhasil mengamankan alat isap berupa sedotan plastik, korek api gas, dan ponsel Samsung. Diduga ponsel tersebut digunakan Menuk untuk menjalankan aksinya dalam mengedarkan narkoba. “Kami masih menyelidiki jaringan peredaran sabu yang dimiliki pelaku,” tambah Eko.

Guna kepentingan penyelidikan, Menuk beserta barang bukti diamankan oleh petugas. Ia tertangkap tangan kedapatan tanpa hak  memiliki, menguasai dna menyediakan narkotika  jenis sabu.

Kini Menuk diancam dengan pasal 112 ayat (1) tentang Narkotika. “Pelaku diancam melanggar pasal tersebut diatas dengan ancaman hukuman kurungan paling lama 12 tahun penjara,” pungkas Eko.

(rk/fiz/die/JPR)

Source link