Setidaknya ada empat unit kapal yang mendapatkan klaim asuransi. Empat kapal tersebut adalah Kapal Mesin (KM) Putera Leo Bahari, KM Budi Pangroso, KM Sampurna Jati Rejeki, KM Raya Mina Bangkit.

Warga Desa Bendar, Juwana, Rubiati, mendapatkan klaim asuransi sebesar Rp 2,4 miliar. Kapalnya yang terbakar KM Putera Leo itu senilai 2,7 miliar, jadi hampir 100 persen dari nilai kapal.

“Alhamdulillah klaim asuransi dapat terbayar dengan nominal terbilang tinggi. Waktu pencairan klaim asuransi dalam jangka tiga bulan juga terbilang cepat,” ujar Rubiati kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Total kapal mesin purse seine yang dipercayakan asuransi kepada Astra hingga 20 unit. Tiap bulan ia harus membayarkan premi hingga dua persen dari nilai kapal.

Sedangkan Vice President Commercial Account Management Astra Tan Lenny menambahkan otal klaim yang dibayarkan pada musibah kebakaran kapal hingga Rp 7,8 miliar yang dialokasikan bagi empat kapal. Dia menerangkan di Kabupaten Pati sudah ada sekitar 300 unit kapal yang diasuransikan.

Dia menyampaikan kelebihan yang diberikan adalah dengan pembuktian kepastian pembayaran yang selama ini ditunjukkan. Dicontohkan pada peristiwa kebakaran di Juwana beberapa bulan lalu.

“Klaim pembayaran dapat dilakukan dengan relatif cepat seperti yang sudah dirasakan para pemilik kapal. Bahkan bila dokumen-dokumen sudah lengkap, proses pembayaran dilakukan dalam jangka waktu hanya satu bulan,” jelas Lenny usai acara penyerahan.

Bagi kami, lanjut dia, pembayaran klaim merupakan komitmen yang harus mengutamakan kepuasan. Tak asal dibayarkan, tapi proses yang mudah dan responsif.

(ks/him/top/JPR)