BANGIL – Pelarian Mulyo Slamet, 26, warga Dusun Kenongo, Desa Pusungmalang, Kecamatan Puspo dari kejaran polisi, akhirnya terhenti. Ia dicokok anggota Satreskrim Polres Pasuruan setelah sempat buron sejak 2017 lalu.

Penangkapan tersangka bukan tanpa sebab. Ia ditangkap lantaran pernah melakukan aksi pencurian motor. Korbannya, menimpa Cukup, 41, warga Dusun/Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso menyampaikan, penangkapan tersangka berawal dari aksi pencurian yang dilakukannya pada Februari 2017 lalu. Ia menggondol motor milik Cukup, saat tengah terparkir di teras rumah korban. Aksi itu tidak dilakukannya seorang diri. Ia bersama dua orang rekannya, RJM dan EK.

“Korban memarkir dua unit motor, yakni Honda GL Pro dan GL Max di depan teras rumahnya. Sampai kemudian ketiduran. Saat bangun, ternyata motornya telah raib,” jelas Budi Santoso atau karib disapa Busan.

Ketiga tersangka melancarkan aksinya sekitar pukul 02.00. Keduanya menggunakan kunci T untuk mengambil kendaraan korban. Begitu berhasil, keduanya kabur membawa motor dan menjualnya. “Tersangka mendapatkan bagian Rp 1 juta dari kejahatannya tersebut,” bebernya.

Korban sendiri mengetahui motornya raib, setelah terbangun dari tidur. Ia kemudian lapor polisi yang langsung melakukan penelusuran. Butuh waktu bagi kepolisian memburu pelaku. Sampai akhirnya, tersangka teridentifikasi dan petugas berhasil menangkapnya.

Menurut Busan, tersangka ditangkap Jumat dini hari (25/5), sekitar pukul 02.00. Ia ditangkap di rumahnya saat tengah istirahat. Tersangka pun digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk penyidikan.

Source link