JEPARA – Persijap Kartini menggelar seleksi terbuka selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu (4-5/11) di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti Piala Pertiwi yang akan dihelat pada 2 Desember di Bengkulu.

Manajer Persijap Kartini Esti Puji Lestari menjelaskan, seleksi untuk mengikuti ajang tersebut merupakan mandat dari Asprov PSSI Jateng. Sebab, di Jepara sudah ada Persijap Kartini dengan sekitar 25 pemain yang rutin menggelar latihan.

”Kami menargetkan dalam seleksi besok bisa dibentuk dua tim sehingga bisa sparring partner. Di Jepara memang sudah ada sekitar 20-25 pemain, tapi tidak semuanya siap untuk kompetisi atau turnamen level nasional,” ungkap Esti.

Esti menyebutkan, pihaknya sebenarnya sudah tahu peta para pemain putri yang tersebar di Jateng. Termasuk keberadaan sekolah sepak bola (SSB) putri. Hanya, dia berharap ada pemain yang masih di luar pantauannya yang juga ikut seleksi.

Karena itu, dengan digelarnya seleksi terbuka itu, dia berharap akan ada talenta-talenta baru yang kemampuan atau potensinya sesuai harapan. Sehingga, harapannya mereka mampu tampil lebih kompetitif di level nasional. Dengan kata lain lebih baik secara kualitas daripada saat tampil di Piala Putri Nusantara yang digelar beberapa bulan lalu.  

Ditambahkan, ada beberapa pemain dari luar daerah yang bisa ikut diproyeksikan untuk menghuni skuad Jateng. Di antaranya dari Banjarnegara dan Batang.

Bukan hanya pemain, suami pelatih Persijap Carlos Raul itu juga berencana menggandeng pelatih putri. ’’Ada dua daerah yang memiliki pelatih sepak bola putri, yakni Cilacap dan Batang,” ucapnya. Pihaknya berharap, pelatih tersebut mampu memenuhi ekspektasi sehingga bisa menukangi tim Jateng nanti.

Sementara itu, secara pribadi, Esti mengaku ingin ada pemain asal Jepara yang mampu menembus skuad timnas putri Indonesia. Nah, dengan mengikutkannya di Piala Pertiwi, dia berharap pemain itu mampu lolos seleksi.

”Syaratnya memang ikut kompetisi nasional itu dulu. Sayang kalau di sini ada pemain berkualitas tapi tidak bisa masuk timnas. Tapi itu bukan target tim. Hanya target pribadi,” terang dia.

(ks/ful/don/aji/JPR)

Source link