Informasi yang dihimpun koran ini, kecelakaan terjadi pukul 14.00. Truk boks nopol N 8690 TI yang dikemudikan Kasri, 59, warga Kediri, Jatim, melaju dari barat ke timur. Saat bersamaan ada sepeda motor melaju kencang dari arah timur ke barat menyalip kendaraan di depannya.

Karena jaraknya terlalu dekat, truk tersebut mencoba mengerem untuk menghindari tabrakan dengan motor. Namun, sang sopir tidak berhasil dan menjadikan oleng ke arah kanan hingga melewati batas tengah jalan.

Sementara dari arah berlawanan, ada truk boks lainnya dengan nopol K 1842 CB dari arah timur ke barat yang dikemudikan Mukh Junet, 28, warga Getasrejo, Kecamatan Grobogan. Tabrakan pun tidak bisa dihindarkan. Truk adu depan. Hal itu membuat kendaraan ringsek di bagian depan. Kerusakan truk boks warna kuning lebih parah karena sempat tercebur ke selokan di sebelah utara jalan raya.

Akibat kecelakaan tersebut, sopir truk boks kuning Kasri, mengalami luka lecet di tangan dan kaki akibat benturan. Sedangkan sopir truk boks hijau mengalami patah kaki dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. ”Saat mengendarai truk saya hanya memacu kendaraan dengan kecepatan 40 kilometer per jam. Saya berusaha mengerem tetapi tidak bisa karena jarak terlalu dekat,” ujar sopir truk boks hijau Mukh Junet.

(ks/mun/lil/top/JPR)