Kepala KPP Pratama Blora Udianto mengatakan, tes urine dilaksanakan mendadak. Hal ini sesuai instruksi pimpinan seluruh PNS dan pegawai pajak harus mengikuti tes urine. Setidaknya, mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kantor pajak. 

“Apabila dalam pemeriksaan ditemukan ada PNS atau pegawai menggunakan atau terindikasi narkoba, akan kami diserahkan ke satreskoba untuk dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur hukum berlaku,” jelasnya.

Kasatreskoba Polres Blora AKP Suparlan mengatakan, pemeriksaan tes urine ini permintaan pihak KPP Pratama. Selain itu, tes urine digelar untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di instansi pemerintahan. 

Sebagai instansi pemerintahan, apalagi bergerak bidang pelayanan publik harus bersih dari narkoba. Sehingga, kalau sudah bersih, baru keluar dan masyarakat mengetahui bahwa instansi pemerintah bersih dari narkoba.

“Kami siap melayani pemeriksaan ini secara berkala. Tidak bisa hanya sekali tes. Harus berkelanjutan. Karena korban narkoba tidak memandang status sosial atau umur,” ucapnya.

(bj/fud/rij/bet/JPR)

Source link