MAYANGAN – Hiu Tutul atau Whale Shark kembali muncul di perairan Probolinggo. Hal itu seperti terpantau, Minggu siang (3/12) di antara Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo hingga Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Fenomena tahunan ini langsung menarik perhatian sejumlah warga yang sedang naik kapal. Baik dari pulau Gili, maupun yang hendak ke Gili.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo Dedi Isfandi menyebut, Selat Madura, khususnya Probolinggo, merupakan daerah yang disukai Hiu Tutul. Sebab, jumlah plankton sebagai makanan Hiu Tutul, cukup banyak.

“Di Probolinggo jumlah plankton lumayan. Mungkin karena sejak tahun 2000, kami sudah benahi ekosistem laut yang ada. Sehingga terumbu karangnya bagus. Ada rumah dan apartemen ikan,” terangnya.

Hiu Tutul sendiri biasanya datang ke Perairan Probolinggo, di ujung tahun. Selain itu juga sering terlihat pada bulan Februari hingga Mei.

“Mereka biasanya banyak juga banyak terlihat di daerah terumbu karang buatan yang ada di Binor, sebelah barat PLTU,” tuturnya.

Karena jadi fenomena tahunan, nelayan dan warga pesisir tak asing lagi dengan Hiu Tutul. Bahkan, keberadaan Hiu Tutul ini menjadi destinasi wisata baru di perairan Probolinggo.

Terpisah, Kaur Mintu Polairud Bripka Edi Susanto mengimbau agar warga tidak mengganggu Hiu Tutul. Demi menjaga lingkungan yang aman dan nyaman.

“Kalau mau melihat, jangan terlalu dekat. Cukup dari kejauhan. Jika terlalu dekat, Hiu Tutul bisa merasa terancam. Kalau merasa terancam, bisa membahayakan,” lanjutnya.

Source link