DIBAKAR HIDUP-HIDUP: Mayat lelaki yang dibakar di desa Tlogosari, Senin (9/7) dini hari lalu. Sebelum dimassa dan dibakar, lelaki ini sempat dikepung saat bersembunyi usai mencuri di rumah warga.
(Arif Mashudi/Radar Bromo – Istimewa)

KRAKSAAN – Polisi memastikan bahwa lelaki yang dibakar di Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, adalah pelaku pencurian. Pasalnya, lelaki tersebut sempat masuk ke rumah Butran, 59, warga Dusun Darungan RT 5/RW 2, desa setempat. Bahkan, pelaku sempat mengambil celurit di rumah Butran, sebelum akhirnya dikepung warga saat bersembunyi di salah satu rumah warga.

Setelah aksi massa itu, polisi sempat kesulitan mencari tahu identitas pelaku. Pasalnya, tak ada satupun tanda pengenal yang didapat dari pelaku. Semua pakaian yang melekat di tubuhnya, terbakar dan hangus.

“Kami masih belum mengetahui identitas pelaku yang dibakar ini. Karena tidak ditemukan kartu identitas apa pun. Untuk sementara mayat Mr X ini disimpan di kamar mayat RSUD Waluyo Jati,” terang AKP Riyanto, kasatreskrim Polres Probolinggo.

Sejauh ini, polisi belum memeriksa saksi-saksi. Dalam kejadian ini, polisi mengamankan motor korban dan sebilah celurit milik korban yang diambil pelaku.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Tlogosari setempat mencurigai seorang pria yang melintas di jalan desa. Pelaku yang diketahui hanya sendirian itu, ternyata menuju rumah Butran.

Warga yang sedari tadi memang menguntit pelaku, masih menunggu apa yang dilakukan di rumah Butran. Ternyata, pelaku mencongkel jendela rumah korban. Setelah berhasil masuk, pelaku kedapatan hendak mencuri motor Honda Revo korban menggunakan kunci T.

Hanya saja, korban saat itu mendengar ada tamu tak diundang yang hendak mengambil kendaraannya. Butran lantas meneriaki pelaku. Teriakan itu membuat pelaku panik. Ia kemudian kabur dan bersembunyi di rumah tetangga korban. Namun, hal itu tak cukup membantu pelaku keluar dari situasi sulit. Pasalnya, warga sudah mengepungnya.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap beramai-ramai. Warga kemudian menyeret pelaku hingga persimpangan desa setempat. Tak hanya memukul, warga kemudian menyiram bensin dan melempari tubuh pelaku dengan karet ban. Setelah itu, tubuh pelaku dibakar. Erangan rasa sakit pelaku tak bisa menolongnya. Pelaku meregang nyawa dengan tubuh terbakar.

(br/fun/mas/fun/JPR)

Source link