“Karena peran pasar ini sangat penting sebagai institusi yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian di desa,” kata Muhammad Yasin, Kabid Pemberdayaan Usaha Masyarakat Desa dan Kelurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Jawa Timur.

Pernyataan itu disampaikan Yasin yang juga ketua tim penilaian lomba pasar tingkat Jatim, saat menilai pasar Desa/Kecamatan Semboro, kemarin. Untuk kali kedua, pasar desa ini dipercaya mewakili Jember pada lomba manajemen pasar terbaik tingkat Jatim yang diadakan setiap tahun. 

Menurut Yasin, ada beberapa kriteria yang dinilai dari lomba pasar terbaik ini. Tak hanya soal legalitas tanah pasar, inovasi manajemen pasar desa juga menjadi indikator dalam penilaian tersebut. Selain itu, pasar yang merupakan aset desa ini juga harus menyumbang pendapatan asli desa (PADes) yang digunakan untuk menyejahterakan masyarakat di desa setempat. “Di sisi lain, peran serta masyarakat, pemerintah desa, serta pemerintah daerah dalam memajukan pasar desa menjadi penilaian tersendiri,” jelasnya.

Yasin menegaskan, dalam lomba kali ini, memperoleh predikat juara bukanlah yang utama. Sebab, kata dia, dari penilaian itu, pihaknya akan mengevaluasi kembali dan melakukan pembinaan, agar keberadaan pasar desa yang baik dapat menjadi contoh bagi pasar desa lain yang kondisinya kurang baik. “Sehingga, keberadaan pasar desa ini mampu menjadi motor penggerak perekonomian yang bermanfaat bagi masyarakat pedesaan di Jatim,” ujarnya.

Dalam lomba ini, pihaknya menilai lebih dari 1.800 pasar desa di seluruh Jatim. Dari jumlah itu, terseleksi 12 pasar terbaik berdasarkan penilaian administratif. Kemudian, setelah diundang untuk presentasi di Pemprov Jatim, Pasar Desa Semboro terpilih mewakili Jember, serta menjadi satu dari delapan pasar desa terbaik se-Jatim. 

Selain Pasar Desa Semboro, pasar desa lainnya yaitu pasar desa dari Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Madiun, Gresik, Lamongan, dan Kabupaten Kediri. Ini akan dinilai untuk menjadi yang terbaik. “Tim akan bekerja dan menilai sesuai kriteria penilaian yang telah kami tentukan,” terangnya.

Sementara itu, Kades Semboro Didik Sumaryono mengatakan, masuknya Pasar Desa Semboro dalam nominasi pasar terbaik di Jatim ini karena ada kesesuaian indikator dari penilaian yang ada. Untuk itu, pihaknya melakukan pembinaan mulai dari staf pasar hingga pedagang. Baik kebersihan, kerapian pasar, hingga keindahan di lingkungan pasar. “Kami berharap, masuknya nominasi Pasar Desa Semboro ini dapat menjadi motivasi agar ke depan, Pasar Desa Semboro lebih maju lagi, dan mampu menjadi penggerak ekonomi desa,” harapnya.

(jr/wah/rul/das/JPR)

Source link