Sehingga tahun ini,  diler semakin optimistis dalam meningkatkan penjualan. Restu Mulya, sales eksekutif salah satu diler membenarkan jika kebutuhan kendaraan niaga cukup tinggi.

Karena pangsa pasar kendaraan niaga sudah jelas sehingga penjualannya lebih mudah. Selain itu, market share kendaraan ini semakin luas.

Bukan hanya pemilik usaha bangunan yang menjadi konsumen tetap kendaraan niaga. Tapi penjual sayur, buah, hingga makanan kerap memanfaatkan kendaraan tersebut. 

Restu mengatakan, konsumen kendaraan niaga diprediksi bertambah seiring dengan banyaknya biaya permodalan dikeluarkan oleh lembaga pembiayaan.

Sehingga jumlah pengusaha kecil menengah akan semakin tumbuh. Dampaknya permintaan kendaraan niaga akan meningkat. “Kendaraan ini penjualannya cukup bagus, tidak perlu khawatir,” terangnya. 

Terpisah, Mia salah satu sales mobil mengatakan, prospek kendaraan niaga akan bergerak cukup positif tahun ini. Banyak industri kecil  memanfaatkan kendaraan niaga sebagai penunjang mobilitas sehari-hari.

Karena itu, sejumlah diler mulai menggelontor stok untuk  mencukupi kebutuhan konsumen. Meski tidak semua merek bisa merebut pasar Kota Soto.

Tapi diler tetap optimistis apabila kebutuhan kendaraan niaga tumbuh cukup signifikan. “Setidaknya  bisa merebut 15 persen pasar sudah lebih baik,” tegasnya.

(bj/rka/nas/bet/ch/JPR)

Source link