Untuk sisi tengah dan timur jembatan dengan panjang 36 meter dan lebar 19,4 meter masih belum diaspal. Pekerja masih melakukan finishing di akses penyambung depan Carrefour tersebut. 

Kabid Perancangan dan Pengawasan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya Ridlo Wahab mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemberi corporate social responsibility (CSR) yang berkontribusi terhadap pembangunan jembatan tersebut. “Penyeleasian jembatan ditarget selesai Desember nanti,” katanya, Selasa (28/11). 

Dia mengungkapkan, dalam tahap finishing tersebut nantinya akan lebih cepat dilakukan. Untuk pemasangan ornamen jembatan juga sedang disiapkan agar pada akhir Desember jembatan penghubung Jalan Bengawan dan Jalan Ratna bisa difungsikan. “Awalnya November, tapi target akhir Desember harus tuntas,” terangnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Irvan Wahyu Drajad mengatakan, arus lalu lintas dari jembatan BAT Ngagel dialihkan menuju Jalan Dinoyo. Sedangkan persimpangan jalan Bengawan dan Jalan Serayu dua hari ke depan ditutup, dialihkan dari Jalan Darmo dan Jalan Bengawan akan dialihkan menuju Jalan Serayu. “Kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengalihan arus lalu lintas,” 

Semenjak penutupan akses jalan kemarin, sejumlah ruas jalan di kawasan jembatan Ngagel dan Dinoyo berdampak pada kepadatan arus lalu lintas. Kendaraan banyak menumpuk di kawasan Dinoyo untuk mencari akses masuk ke arah selatan Surabaya. (vga/nur)

(sb/vga/jek/JPR)