PASREPAN – Pembangunan Pasar Pasrepan sudah selesai akhir 2017 lalu. Kendati begitu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan masih mengerjakan tahap finishing akhir, sebelum ditempati pedagang.

Disperindag pun mengeluarkan kebijakan untuk para pedagang yang akan berjualan di sana. Jika finishing selesai, Disperindag memprioritaskan pedagang lama untuk menempati ruko di sana.

Bangunan Pasrepan sendiri terdari atas 130 kios dengan rincian 70 kios di lantai 1 dan 60 kios lantai 2. Pejabat Pembuat Komitmen Disperindag Kabupaten Pasuruan M. Saifudin Zuhri menyebutkan, kios ini dipastikan akan segera difungsikan setelah semua tahap finishing selesai.

“Jadi, targetnya finishing sudah selesai sampai akhir tahun nanti. Kami akan pendataan dulu pedagang dan undian baru bisa dihuni sekitar awal tahun 2019 mendatang,” jelasnya.

Untuk tahap finishing, Disperindag sudah menganggarkan dana sebesar Rp 1,6 miliar. Dana tersebut untuk penyelesaian pemasangan lantai keramik di lantai 2, pemasangan rolling door di semua kios, pemasangan paving di area sekitar, dan tahap finishing akhir.

Saifudin menambahkan, untuk penghuni ruko di kios depan Pasar Pasrepan dipastikan akan mengutamakan pedagang lama yang sebelumnya juga berjualan di area depan. Total yang terdata dari Disperindag ada sebanyak 120 pedagang yang nantinya data itulah yang digunakan untuk pengundian kios kembali.

“Kami akan mengutamakan pedagang yang lama dulu, yang sebelumnya berjualan di area depan kios-kios Pasar Pasrepan lama. Baru kalau ada sisa pedagang lain boleh mengisi,” jelasnya.

Saat ini, dari 120 pedagang yang lama memang masih berjualan di tempat yang terpisah. Ada yang berjualan di rumah, di Pasar Buah, atau di tempat lain. Namun, jika finishing sudah selesai, akan dikumpulkan lagi terkait penempatan ruko di depan Pasar Pasrepan.

Source link