Mardiono, 38, warga Dusun Jowoan, Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto yang saat pilkada menjadi Wakil Ketua Tim Pemenangan Thoriq-Indah Wilayah Jatiroto mengaku bahwa kebun sengonnya dirusak orang tidak dikenal. Perusakan itu diperkirakan berlangsung pada Minggu malam (1/7). Malah sebelum insiden bondet di Karanganyar, Yosowilangun. 

Mardiono baru menyadari tanaman sengonnya rusak sekitar pukul 09.30 hari Senin (2/7). Sebagian ada yang dibabati, sebagian lagi hanya dirusak bagian kulitnya. Melihat bentuk kerusakannya, dia menduga yang melakukan adalah manusia. “Perusakannya mungkin dilakukan pada Minggu malam (1/7),” ucapnya. 

Kebun sengon Mardiono letaknya di Dusun Kebonan, Desa Banyuputih Kidul, terpisah beberapa kilometer dengan rumahnya. Lokasinya juga relatif jauh dari pemukiman warga. Sehingga, tidak ada satu pun masyarakat sekitar yang mengaku tahu sosok pelaku. 

Tidak lama setelah mengetahui kebunnya dirusak, Mardiono langsung mendatangi Mapolsek Jatiroto guna melapor. Namun demikian, petugas jaga mengarahkan agar dirinya melapor ke Mapolres Lumajang dengan membawa foto tanaman yang dirusak. 

Hingga Kemarin siang, Mardiono mengaku masih belum memberikan laporan resmi kepada kepolisian. Dia hanya mendapat kabar jika beberapa petugas intel polres berencana meninjau lokasi kebun yang dirusak. 

(jr/was/das/JPR)

Source link