BLACK SPOT: Insiden kecelakaan yang menewaskan 4 orang di Purwodadi, 13 Januari silam.
(Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

PURWODADI – Kecelakaan maut di jalur tengkorak itu bukan yang pertama kali. Peristiwa dengan jalan cerita hampir sama, juga terjadi setahun lalu. Tepatnya, 13 Januari 2017. Kecelakaan saat itu melibatkan 15 kendaraan di jalur Malang-Surabaya, masuk Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Empat orang dilaporkan tewas dan 8 lainnya luka-luka.

Dari 15 kendaraan yang terlibat kecelakaan, 7 di antaranya adalah motor, 6 mobil, dan 2 unit truk. Semua kendaraan mengalami ringsek. Kecelakaan juga sempat membuat jalur Surabaya-Malang mengalami kemacetan sekitar 10 kilometer sampai sekitar 4 jam.

Jalur Purwodadi-Purwosari, selama ini memang menjadi titik rawan kecelakaan. Selain kondisi jalan menurun, acapkali insiden yang kecelakaan disana juga disebabkan, tak berfungsinya rem secara maksimal. Bahkan kejadian tahun silam juga disebabkan lantaran rem truk blong.

Kondisi itu seringkali diperparah ketika hujan tiba. Jalur disana menjadi licin. Sudah tak terhitung, kecelakaan disana sering membuat kendaraan masuk ke sungai. Tak ayal di sepanjang Purwoari-Purwodadi, dipasang guardrail. Bahkan guardrail ukurannya panjang.

Di sepanjang jalur, polisi maupun Dinas Perhubungan, banyak menebarkan imbauan agar berkendara secara hati-hati.

Soal titik rawan kecelakaan di Purwodadi, diakui pihak kepolisian. Hal inipula yang membuat polisi, sering melakukan patroli sewaktu-waktu. Patroli setidaknya juga untuk mengurangi risiko pengemudi kebut-kebutan.

SERING: Warga menyaksikan truk yang nyemplung ke sungai usai menabrak sejumlah motor.
(Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

(br/fun/fun/JPR)

Source link