Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumenep Moh. Iksan mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang sudah berjuang. Dia berharap dengan berakhirnya Kejurkab dan tahun 2017, para atlet dapat menyongsong 2018 dengan prestasi yang lebih baik.

”Kami juga sangat berterima kasih kepada pihak Djarum Foundation yang sudah men-support kami. Selain itu, saya berharap pada 2018 Sumenep akan mendapat banyak kebanggaan melalui bulu tangkis di tingkat provinsi,” kata Iksan kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Minggu (31/12).

BERPRESTASI: Panitia Kejurkab Bulu Tangkis Kabupaten Sumenep 2017 dan para pemenang kategori usia dini berfoto bersama di GOR Sumekar Sabtu malam (30/12).
(MUSTAJI/ Radar Madura/JawaPos.com)

Iksan berpesan kepada para atlet yang tidak berprestasi pada Kejurkab tahun ini tidak patah arang dan terus berlatih. Sedangkan untuk atlet yang keluar sebagai juara harus bersiap menghadapi Kejurprov tahun ini. ”Yang sudah menang di Kejurkab, ayo bersiap menghadapi Kejurprov 2018,” ajaknya.

Dia berharap, kenangan pahit di Kejurprov 2017 tidak terulang pada 2018. Pada Kejurprov 2017, Sumenep hanya mampu finis di 16 besar. Tahun ini dia menargetkan menembus babak delapan besar. ”Tapi, kalau menang (juara) juga lebih baik,” tutur Kabid Dikmen Disdik Sumenep tersebut.

Iksan mengaku telah menemukan formula pemain yang mumpuni. Juga mendapatkan pelatih berkualitas. ”Kami sudah mendapat pelatih baru. Selain itu, kami telah menemukan formulasi pemain yang apik. Tahun 2018 target minimal delapan besar. Tahun 2019 kami ingin minimal dua medali emas dari bulu tangkis,” kata dia.

Dia juga berharap klub-klub bulu tangkis di Sumenep terus mendidik para atletnya agar lebih maju dan berprestasi. ”Mari kita sama-sama mendidik para atlet masa depan kita dengan lebih baik, lebih terukur, dan lebih bombastis agar bulu tangkis di Sumenep tidak diremehkan oleh daerah lain,” pungkasnya.

(mr/aji/han/bas/JPR)