Terbukti, pertandingan baru berjalan dua menit, Laskar Angling Dharma, julukan Persibo sudah merobek jala gawang BW FC melalui kaki Afandi Yusuf. Bahkan, hanya berselang 14 menit, kapten Hasan Basri memperbesar keunggulan 0-2. Hingga turun minum BWFC tertinggal 0-3 setelah sang kapten Hasan Basri kembali berhasil memperdayai kiper BW FC. 

Dua gol tambahan tuan rumah tercipta menit awal babak pertama. Dan, BW FC baru memperkecil kekalahan menit ke-60 melalui kaki Ahmad Dedy Mustofa. ‘’Tadi padi (kemarin) kita sudah koreksi dan evaluasi,’’ kata asisten pelatih BW FC Ainur Rofiq kepada Jawa Pos Radar Tuban, kemarin. 

Disampaikan Rofiq, banyaknya gol yang tercipta salah satunya dipicu karena lemahnya benteng pertahan tim yang dijaga M. Ali Shodiqin, Hengky Sirmanto, Wisnu Sadewo dan Charles Roy. Meski sudah melakukan rotasi, tembok pertahanan masih juga rapuh. ‘’Banyak pemain belakang yang salah dalam penempatan posisi,’’ dalihnya.  

Ditambahkan Rofiq, saat ini skuad tim sudah melupakan hasil buruk sepanjang mengikuti kompetisi Liga 3 Regional Jatim 2018. Kekalahan telak tersebut juga sudah dilupakan seluruh pemain dan jajaran pelatih. ‘’Kita sudah melupakan kekalahan kemarin,’’ tegasnya. 

Saat ini, penggawa BW FC fokus menatap pertandingan lanjutan grup C Liga 3 Regional Jatim. Pada Minggu (8/7) mendatang, BW FC akan menjamu tim Blitar Poetra di Stadion Lokajaya Tuban. Pada latihan di lapangan GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban kamis (5/7) pagi semua pemain sudah fokus menyiapkan kekuatan melawan Blitar Poetra. 

Tuan rumah membawa misi balas dendam atas kekalahan tim 0-1 pada leg pertama di Stadion Panataran Blitar, 8 April lalu. Karena itu, kemenangan menjadi harga mati agar peluang BW FC lolos fase grup kembali terbuka. “Kita sapu bersih dengan kemenangan saat laga kandang,” ujar dia. 

Pelatih BW FC Charles Putiray menilai seluruh pemainnya sudah bermain bagus. Seluruh instruksinya juga  sudah berjalan. Hanya saja, komunikasi sejumlah lini masih ada yang belum jalan. Salah satunya bek kanan dan kiri yang bermain kerap kurang maksimal hingga berbuah gol. ‘’Kita sudah melakukan evaluasi dan koreksi lima gol agar tidak terjadi kembali. Yang pasti permainan tim kami sudah bagus,’’ tegasnya.

(bj/cho/zak/ds/bet/JPR)

Source link