PASURUAN – Respon masyarakat atas pembuatan kartu identitas anak (KIA)di Kota Pasuruan tinggi. Ini lantaran, sampai sekarang sudah lebih dari 40 ribu anak yang memiliki KIA. Tingginya pembuatan KIA disebutkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kota Pasuruan, lantaran kesadaran dari masyarakat begitu tinggi.

Suhari, Kepala Dispendukcapil Kota Pasuruan mengatakan, banyak anak-anak yang tertarik akan KIA. Ini dibuktikan lantaran banyaknya peminat, tiap kali sekolah melakukan pembuatan kolektif.

“KIA disambut baik. Begitu juga oleh para orang tua. Sebab, mereka kan masih kecil tetapi sudah memiliki identitas seperti layaknya orang dewasa,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Untuk mensukseskan program KIA tersebut, kata Suhari, pihaknya memang bekerjasama dengan pihak lembaga sekolah. Sebab, hal itu dinilainya sangat efektif. Dengan bekerjasama dengan pihak sekolah, pihaknya tidak perlu mengundang anak-anak untuk berkumpul dikantornya saat melakukan perekaman.

“Kami langsung bekerjasama dengan phak sekolah. Biasanya saat anak-anak sudah banyak yang mendaftar. Mereka (lembaga sekolah) langsung menghubungi kami untuk melakukan perekaman,” tandasnya.

Sementara itu, program kartu identitas anak sendiri adalah merupakan program lanjutan pada tahun 2017. Sehingga untuk saat ini belum ada target kusus. Melainkan target pada tahun ini pihaknya menjalankan terusan dari pada tahun 2017.

Sementara itu Kokoh Arie Hidayat, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk (Kabid Dafduk) menambahkan, sejauh ini yang telah memiliki KIA di Kota Pasuruan sebanyak 41.629 dari jumlah anak 58.084. Sisanya masih dalam proses dan masih menunggu pendaftaran.

Source link