HABIBUL ADNAN/JPRS

SITUBONDO – Satpol PP Kabupaten Situbondo kemarin (30/10) melakun razia orang gila (orgil), serta gelandang dan pengemis (gepeng). Hasilnya, petugas menjaring tiga gepeng dan tujuh orgil.

Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo, Hainur Rasyid mengatakan, untuk sementara, hanya gepeng yang bisa dilakukan rehabilitasi. Sedangkan tujuh orgil sisanya akan kembali dilepas. “Tiga gepeng akan dibawa ke Sidoarjo,” ujarnya.

Dia menerangkan, tujuh orgil yang terjaring petugas kemarin mau tidak mau harus dilepas kembali. Sebab, pihaknya tidak bisa memabawa ke rumah sakit jiwa karena mereka tidak memiliki identitas. “Sedangkan kita sendiri tidak memiliki tempat penampungan,” ujarnya.

Hainur menerangkan, untuk gepeng yang akan dibawa ke tempat rehabilitasi akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan keluarga masing-masing. Jika sudah ada izin dari keluarga, barulah dipindah ke tempat rehabilitasi. “Kami tidak berani kalau belum ada izin dari keluarga,” jelasnya.

Dia menambahkan, Dinsos saat ini sedang melakukan pendataan para gepeng yang ada di Situbondo.  Setelah didata, mereka akan dikirim secara bersamaan ke tempat rehabilitasi pada Bulan Desedmber nanti.   

Sementara itu, Satpol PP kemarin melakukan razia gepeng dan orgil ke sekitar Situbondo Kota. Orgil maupun gepeng yang ditemukan langsung dibawa petugas. Dari Kantor Satpol PP, mereka langsung diangkut ke Dinsos Situbondo.

Kasatpol PP Kabupaten Situbondo, Masyhari menerangkan, operasi dilakukan untuk penertiban orgil dan gepeng. Dia mengaku, di beberapa tempat masih sering ditemukan orang yang memiliki gangguan jiwa maupun pengemis.

“Penertiban ini akan terus kita lakukan. Tentunya, untuk pembinaan, kami akan berkordinasi dengan SKPD terkait. Seperti Dinas Sosial maupun Dinas Kesehatan,” pungkas Masyhari.

Source link