Nour Diana karyawan salah satu konter mengatakan, sebagian besar konsumen smartphone menanyakan garansi resminya.

Konsumen tentu tidak ingin menanggung rugi, karena biasanya jasa servis smartphone belum tentu bisa segera menemukan kerusakannya. 

“Kalau garansi resmi, bisa ditangani distributornya. Jadi aman dan cepat servisnya,” katanya. 

Lalu, garansi toko sebanyak 10 tahun dan lama pengerjaan servis mulai dari seminggu hingga tiga bulan.

Setelah menanyakan garansi resmi, kerap kali konsumen mempertimbangkan spesifikasi smartphone. 

Hingga sekarang merek smartphone keluaran Tiongkok tetap mendominasi. Namun, beberapa juga masih kepincut merek smarthone asal Korea.

Rata-rata konsumen membeli smartphone harga Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

“Dari segi spesifikasi dan harga segitu biasanya sudah bagus, perangkat RAM-nya 2-3 gigabyte,” ujarnya memastikan penjualan tiap bulan sekitar 200 hingga 250 unit.

Andre salah satu karyawan konter lainnya menyebutkan, kecenderungan konsumen tetap pada spesifikasi.

Sekaligus garansi resmi, karena jumlah distributor sangat banyak. Sehingga, konter selalu menyiapkan stok dari distributor tepercaya.

“Kami tetap prioritaskan kenyamanan konsumen, kasihan kalau tidak ada garansi resminya,” jelasnya. 

Dia juga mengungkapkan penjualan di akhir tahun sangat tinggi. Setidaknya terjual 4-8 unit per harinya. 

(bj/gas/rij/cho/bet/JPR)

Source link