PASURUAN – Aksi pencurian kembali terjadi di RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan Selasa (26/6) pagi. Pelaku berhasil membawa kabur tas milik keluarga pasien. Sejumlah barang berharga dan uang tunai pun raib.

Informasinya, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.45. Sasaran pelaku ialah kamar pasien yang berada di ruang paviliun. Di kamar tersebut, ada seorang pasien laki-laki yang tertidur di ranjang.

Sedangkan di atas ranjang penunggu pasien, tergeletak sebuah tas milik, ASA, warga Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Isinya, yakni sebuah laptop, kartu ATM, KTP, STNK, dan uang tunai sebesar Rp 1 juta. Malam hari sebelumnya, memang ada dua orang keluarga pasien yang menginap. Mereka ialah anak dan istri pasien tersebut.

“Namun, karena sudah pagi, ibu dan kakak saya pergi ke kantin untuk beli air panas. Waktu itu, ayah memang tengah tidur. Pintu kamarnya sudah ditutup, tapi tirai jendelanya memang terbuka,” ungkap AM, adik ASA.

Nah, kondisi itulah yang kemudian memantik aksi pelaku. AM menduga, pelaku berniat jahat setelah melihat kondisi kamar dari balik jendela. Menurutnya, pagi itu ayahnya memang tidur di dalam kamar dan tanpa adanya keluarga yang menunggunya.

Setelah kembali dari kantin, ASA pun terkejut mendapati tas yang sebelumnya diletakkan di atas ranjang, sudah raib. Hal itu kemudian dilaporkan ke sekuriti rumah sakit. Di sana, ia mengetahui aksi pelaku melalui rekaman CCTV.

Pembina Sekuriti RSUD dr R Soedarsono Satrio membenarkan aksi pencurian itu. Menurutnya, aksi pelaku sempat terekam beberapa titik CCTV yang ada. Bahkan, ada rekaman CCTV yang menampilkan sosok pelaku secara jelas.

“Ada beberapa rekaman, namun yang paling jelas saat pelaku keluar dari gerbang menuju jalan raya. Kemungkinan ia tak memarkirkan kendaraan di area rumah sakit, sudah kami kroscek ke petugas parkir pada saat kejadian tidak ada kendaraan keluar masuk,” katanya.

Dalam rekaman CCTV itu, pelaku mengenakan baju koko, sarung, dan kopiah putih. Ia berjalan dengan langkah cepat sembari memegang tas yang diselempangkan dibahunya. “Setelah kami putarkan rekamannya, memang dipastikan bahwa tas tersebut ialah milik korban. Kemudian kami sarankan untuk melaporkan ke pihak kepolisian,” imbuhnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Pasuruan AKP Arumsari Puspita Dewi mengaku akan segera melakukan upaya lebih lanjut terkait hal itu. “Akan kami cek dulu laporannya, selanjutnya tentu akan kami lakukan penyelidikan,” tandasnya.

Untuk diketahui, aksi pencurian di rumah sakit tersebut bukan kali pertama. Sebelumnya, aksi serupa pernah terjadi pada pertengahan April lalu. Saat itu, pelaku juga mencuri sebuah tas milik keluarga korban.

Source link