KEDIRI KOTA – Sejumlah pengamanan dilakukan agar tidak terjadi kecurangan dalam pemilihan wali kota dan pemilihan gubernur. Salah satunya pemasangan segel perlengkapan dalam proses pemilihan.

Hal ini terlihat dalam proses sumulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Selasa sore (29/5). Mulai dari peran pelindung masyarakat (Linmas) hingga beberapa berkas diamankan melalui segel.  Mulai gembok kotak suara hingga seluruh berkas acara. Sehingga beberap hal yang disegel itu berarti keaslian dan belum digunakan sama sekali,” ujar Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Teknis Pusporini.

Termasuk sampul yang berisi berita acara untuk KPU, PPK, dan PPS juga tersegel. Pusporini juga menerangka hingga sampul surat suara sah, tidak sah, keliru coblos sampai surat suara tidak digunakan juga akan disegel. 

Kemudian juga dijelaskan proses distribusi dari KPU ke tempat pemungutan suara (TPS). Adapun tanda segel itu mulai dari pengambilan dari kantor KPU Kota Kediri hingga distribusi ke 485 TPS di Kota Kediri.

Tidak hanya itu, keamanan segel dalam pendistribusian yang diambil oleh Linmas itupun juga dibantu pemantauannya dari pihak kepolisian. “Mulai dari pengambilan dari kantor KPU didistribusikan ke TPS semua masih tersegel,” ujarnya.

Sehingga jika ada segel yang terbuka, maka perlu dicurigai adanya indikasi kecurangan. “Sebelum pencoblosan pasti akan kita lakukan pengecekan secara cermat terlebih dahulu,” terangnya menjelaskan pada PPS dan PPK yang datang.

Selain itu, pihaknya juga meminta petugas untuk melakukan pencocokan ulang data pemilih. Dimulai dari awal pemilihan hingga selesai penghitungan suara.

Agar kecurangan tidak bisa dilakukan saat pencoblosan melalui surat suara fiktif tersebut. “Pembukaan segel pun nanti disaksikan oleh semua petugas di TPS. Mulai dari KPPS sampai dengan saksi,” ujat Pusporini.

Adapun peran saksi dari masing-masing pasangan calon Pilwali dan Pilgub ini juga cukup penting agar tidak ditemukan kecurangan dalam pencoblosan itu.

Untuk pencoblosan nanti Pusporini menerangkan akan selain ada tujuh petugas KPPS dan dua Linmas yang berada di satu TPS. Juga ada lima saksi. “Akan ada pengawasan ketat dalam pencoblosan nanti,” tegasnya.

(rk/fiz/die/JPR)

Source link