Sekda Jembrana, I Made Sudiada yang juga sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel) mengatakan, pendaftaran lelang untuk kedua Jabatan tersebut awalnya telah dibuka mulai 5 Oktober hingga 25 Oktober 2017. Akan tetapi sampai batas akhir waktu pendaftaran awal tersebut, jumlah pelamar yang memenuhi syarat untuk jabatan Staf Ahli Ekbang Bupati Jembrana dibawah batas minimal pelamar, yaitu tiga orang.

“Minimal tiga pelamar (Staf Ahli Ekbang, Red) harus lolos administrasi. Waktu pendaftaran awal, memang sudah ada tiga. Tetapi salah satu pelamar berkasnya tidak lengkap sesuai persyaratan, sehingga waktu pendaftaran kami perpanjang sampai terakhir tanggal 17 Nopember nanti,” ujarnya.

Sedangkan untuk pelamar jabatan Kadis Pertanian dan Pangan, lanjut Sudiada, memang sudah memenuhi jumlah pelamar minimal ketika dibuka sejak pendaftaran awal. Di mana sesuai registrasi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana, diterima sebanyak enam pelamar untuk jabatan Kadis Pertanian dan Pangan yang mana setelah seleksi administrasi tersisa tersisa lima  karena salah satu pelamar tidak memenuhi syarat umur.

“Setelah batas waktu pendafaran diperpanjang hingga Senin (6/11), sudah ada tiga yang masuk untuk jabatan Staf Ahli Ekbang Bupati Jembrana, dan sudah memenuhi batas minimal. Kemudian pelamar jabatan Kadis Pertanian dan Pangan, masih tetap 5 pelamar,” terang Sudiada didampingi Kepala BKPSDM Jembrana, I Made Budiasa, yang juga ikut sebagai anggota Pansel.

(bx/tor/ima/yes/JPR)

Source link