Selain kaya nutrisi, tempe ternyata juga dapat diolah menjadi berbagai macam olahan makanan lezat, mulai tradisional hingga modern. Bukan sekedar digoreng atau ditumis, tempe juga bisa jadi inovasi sajian modern lezat seperti burger, salad, sup, brownies, dan juga minuman segar smoothies. 

Chef Restoran Jamoo Shangri-La Hotel Hendrawan Dwi menjelaskan, jika dikreasikan dengan berbagai resep masakan internasional, tempe dapat masuk menggantikan beberapa bahan makanan. Burger misalnya, tempe bisa menggantikan daging, apalagi bagi mereka yang vegetarian sangat cocok.

“Dibuat smoothies pun nikmat. Makanan lokal seperti martabak dengan bahan tempe juga tak kalah lezat,” jelasnya dalam demo masak rangkaian acara 13th  SE Asia Soy Food Symposium 2018, Selasa (20/3).

Sementara itu Ketua The Indonesia Tempe Forum (ITF) Made Astawan menuturkan, dukungan dari berbagai pihak, yaitu pemerintah, produsen tempe, produsen kedelai, institusi riset pangan, dan industri pangan sangat dibutuhkan. Dengan cara kolaboratif tersebut diharapkan konsumsi tempe terutama bagi generasi muda semakin giat, layaknya mengenakan pakaian batik dalam berbagai acara. 

“Sekaligus agar tempe dapat diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia, mengingat sejarahnya pada waktu lampau dan nilai serta gizi dari tempe itu sendiri,” tandasnya. (gin/nur) 

(sb/jpg/jek/JPR)